Pages

Sabtu, 30 April 2011

Laporan Percobaan Dispersi Cahaya (Fisika UNIKAN Malang)

PERCOBAAN DISPERSI CAHAYA

A. TUJUAN
1. Untuk mengetahui letak bayangan pada prisma
2. Untuk mengetahui sudut disperse
3. Untuk mengetahui jalannya sinar pada prisma

B. DASAR TEORI
Prisma adalah benda bening yang terbuat dari gelas yang dibatasi oleh dua bidang permukaan yang membentuk sudut tertentu.
Ada 2 macam prisma yaiu:
• Prisma siku-siku sama kaki yang bersudut 900 dan 450
• Prisma sama sisi yang bersudut 600
Jalannya sinar pembiasan pada prisma :
δ (sudut deviasi) adalah sudut yang dibentuk oleh perpotongan dari perpanjangan sinar bias yang meninggalkan prisma.besar sudut deviasi (δ) dapat dihitung dari persamaan:


Keterangan:
δ = sudut deviasi
i1 = sudut sinar datang
r2 = sudut sinar bias yang keluar dari prisma
β = sudut pembiasan prisma





C. ALAT DAN BAHAN
1. Kertas kuarto
2. Kaca prisma
3. Jarum pentul
4. Busur

D. LANGKAH KERJA
1. Meletakkan lensa prisma di kertas kuarto dan membuat blok prrisma
2. Menancapkan 2 jarum pentul di depan lensa prisma dengan tempat sembarang
3. Menancapkan lagi 2 jarum pentul di sisi yang lain sehingga keempat jarum pentul tersebut membentuk satu garis lurus
4. Melepaskan lensa prisma dan jarum pentul
5. Membuat garis dari 2 jarum pentul di sisi yang sama dan membuat garis normal
6. Mengukur sudut datangnya ( i ) dan sudut bias ( r ) serta sudut bias yang keluar dari lensa ( r’ )
7. Mengukur sudut dispersinya (d )
8. Mencatat hasil pengamatan.

E. TABEL PENGAMATAN
No I r i’ r’ d
1 46 54 42
2 50 49 41



F. PEMBAHASAN
a. PERTANYAAN
1. Hitunglah sudut disprsi dengan rumus d = i + r – 60o!
2. Bandingkan d hasil pengamatan dengan d hasil perhitungan!
b. JAWABAN
1. Sudut dispersi
d = i + r – 60o
= 46o + 54o – 60o
= 40o
d = i + r – 60o
= 50o + 49o – 60o
= 39o
2. Untuk data 1:
d hasil pengamatan bersudut 42o sedangkan d hasil perhitungan bersudut 40o
untuk data 2:
d hasil pengamatan bersudut 41o sedangkan d hasil perhitungan bersudut 39o
3. Sudut disperse hasil pengamatan dan hasil perhitungan tidak sama, hal ini disebabkan karena penentuan letak bayangan yang kurang tepat, dan dalam mengukur kurang teliti.

G. KESIMPULAN
Dari percobaan disperse cahaya yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kita dapat mengetahui letak bayangan, jalannyan sinar, dan sudut disperse pada prisma. Untuk menghitung sudut disperse pada kaca prisma dengan menjumlah sudut datang ( i ) dan sudut bias ( r ) dikurangi sudut pembias prisma ( α ).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar