Pages

Selasa, 11 Oktober 2011

LAPORAN STUDI KASUS DI SEEKOLAH

LAPORAN STUDI KASUS

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan zaman banyak menimbulkan perubahan dan kemajuan di berbagai aspek kehidupan dalam masyarakat. Seiring dengan perkembangan tersebut, masalah yang dihadapi manusia pun semakin kompleks. Dari masalah yang sederhana sampai dengan masalah yang berat. Begitu juga dengan siswa, Seorang guru di dalam kegiatan belajar mengajar sering dihadapkan pada siswa yang mengalami kesulitan . Oleh sebab itu maka peranan program bimbingan dan penyuluhan sekolah sangat diperlukan, karena program ini dapat membantu siswa baik yang bermasalah ataupun yang tidak bermasalah, sehingga siswa yang bersangkutan dapat belajar dan mencapai tujuan yang optimal.
Untuk itu, Mahasiswa PPL Universitas Kanjuruhan Malang semester ganjil 2011/2012 mendapatkan tugas untuk membuat bentuk layanan bimbingan kesulitan belajar pada siswa yang dirasa memerlukan bantuan dalam belajarnya atau memberikan motivasi untuk meningkatkan belajar siswa. Pemilihan target layanan bimbingan disesuaikan dengan kondisi penilain siswa yang perlu membutuhkan layanan bimbingan dan konseling.

1.2 Pengertian Bimbingan dan Penyuluhan
Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang secara terus menerus dan sistematis oleh pembimbing agar individu atau sekelompok individu menjadi pribadi yang mandiri (Sukardi, 1993:2). Kemandirian yang menjadi tujuan usaha bimbingan ini mencakup lima fungsi pokok yang hendaknya dijalankan oleh pribadi yang mandiri, yaitu; (a). mengenal diri sendiri dan lingkungannya sebagamana adanya, (b). menerima diri sendiri dan lingkungannya secara positif dan dinamis, (c). mengambil keputusan, (d). mengarahkan diri sendiri, dan (e). mewujudkan diri sendiri.
Lebih lanjut, untuk memudahkan ingatan kita tentang pengertian umum bimbingan, dibawah ini disimpulkan unsur-unsur pokok yang ada dalam usaha bimbingan (Prayitno, 1983:3 & 1987:36) yaitu:
B = Bantuan
I = Individu
M = Mandiri
B = Bahan
I = Interaksi
N = Nasehat
G = Gagasan
A = Alat dan Asuhan
N = Norma
Dengan memasukkan semua unsur diatas dapat dikatakan bahwa bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada individu (seseorang) atau kelompok (sekelompok orang) agar mereka dapat mandiri, melalui berbagai bahan, interaksi, nasehat, gagasan, alat dan asuhan yang didasarkan atas norma-norma yang berlaku.
Sedangkan penyuluhan adalah selaku upaya bantuan yang dilakukan dengan empat mata atau tatap muka, antara penyuluh dan klien (penyuluh dan konseli) yang berisi usaha yang laras dan manusiawi, yang dilakukan dalam suasana keahlian dan yang didasarkan atas norma-norma yang berlak, agar klien dapat memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri sendiri dalam memperbaiki tingkah lakunya pada saat ini dan mungkin pada masa yang akan datang (Sukardi, 1993:6).
Untuk memudahkan kita dalam megingat tentang pengertian umum penyuluhan, dibawah ini disimpulkan unsur-unsur pokok yang ada dalam usaha penyuluhan (Prayitno, 1983:5 & 1987:38) yaitu;
P = Pertemuan
E = Empat mata
N = Klien
Y = Penyuluh
U = Usaha
L =Laras
U = Unik
H = Human
A = Ahli
N = Norma
Dengan memasukkan unsur diatas dapat dikatakan bahwa penyuluhan merupakan pertemuan empat mata antara klien dan penyuluh yang berisi usaha yang laras, untuk dan human (Manusiawi) yang dilakukan dalam suasana keahlian dan yang didasarkan atas norma yang berlaku.

1.3 Tujuan Bimbingan dan Penyuluhan
1. Tujuan bimbingan secara umun antara lain sebagai berikut:
a. Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karien serta kehidupan dimasa yang akan datang.
b. Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimilikinya seoptimal munkin.
c. Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat serta lingkunga kerjanya.
d. Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan, masyarakat maupun lingkungan kerjanya.

2. Tujuan Bimbingan dan Konseling yang terkait dengan aspek akademik (belajar) adalah sebagai berikut :
a. Memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif, seperti kebiasaan membaca buku, disiplin dalam belajar, mempunyai perhatian terhadap semua pelajaran, dan aktif mengikuti semua kegiatan belajar yang diprogramkan.
b. Memiliki motif yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat.
c. Memiliki keterampilan atau tekhnik belajar yang efektif, seperti keterampilan membaca buku, menggunakan kamus, mencatat pelajaran dan mempersiapkan diri menghadapi ujian.
d. Memiliki keterampilan untuk menetapkan tujuan dan perencanaan pendidikan, seperti membuat jadwal belajar, mengerjakan tugas-tugas memantapkan diri dalam memperdalam pelajaran tertentu, dan berusaha memperoleh informasi tentang berbagai hal dalam rangka mengembangkan wawasan yang lebih luas.
e. Memiliki kesiapan mental dan kemampuan untuk menghadapi ujian.

1.4 Manfaat Bimbingan Konseling
1. Bagi Kepala Sekolah
Dapat memperoleh informasi tentang keadaan siswa yang mengalami masalah dan sebagai masukan dalam menetapkan kebijakan - kebijakan sekolah, perencanaan dan pelaksanaan program di sekolah.
2. Bagi Guru Bidang Studi
Memberikan masukan dalam merencanakan kegiatan belajar mengajar, dalam memilih metode pembelajaran dan materi pelajaran, sehingga komponen-komponen belajar dapat diterima siswa dan berfungsi secara optimal.
3. Bagi Mahasiswa PPL
Mahasiswa PPL akan memperoleh pengalaman dan pengetahuan di bidang pendidikan dan pengajaran serta mengetahui berbagai problem yang dihadapi konseli dan memberikan alternatif pemecahannya.
4.Bagi siswa
Dapat mengenali dirinya secara baik ,Memperoleh berbagai informasi yang mungkin bermanfaat untuk meningkatkan prestasi belajar, Mendapat bantuan untuk mengindentifikasi kasus dan upaya pemecahannya.

1.5 Alasan Pemilihan Objek
Penulis mempunyai beberapa alasan dan pertimbangan dalam pemilihan klien. Dalam penyusunan layanan bimbingan ini penulis sengaja memilih siswa yang bersangkutan untuk dibahas kasusnya, berdasarkan pengamatan penulis pada siswa dan tingkah lakunya baik disekolah (terutama saat berlangsungnya belajar mengajar di kelas) maupun diluar sekolah yaitu dilingkungan masyarakat:
Di sekolah:
a. Siswa terlihat kurang bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
b. Siswa sering kelihatan tidak memakai baju dengan rapi.
c. Siswa tidak berkonsentrasi menerima pelajaran.
d. Siswa sering bicara dalam kelas saat kegiatan belajar mengajar
e. Siswa sering mondar-mandir di kelas saat proses belajar mengajar.
f. Siswa sering kelihatan merasa tidak mampu pada bidang studi tertentu.
g. Siswa sering tidak mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru.
Dari beberapa faktor yang ada maka penulis beranggapan bahwa keadaan diatas harus segera diatasi dengan beberapa solusi yang bijak, karena jika tidak, maka akan menyebabkan kesulitan bagi siswa. Berdasarkan pertimbangan prestasi siswa yang bersangkutan juga akan terganggu. Oleh karena itu penulis memilih siswa tersebut untuk dijadikan sasaran dalam pembahasan layanan bimbingan siswa ini.

1.6 Fokus Masalah
Pemberian Layanan bimbingan siswa hanya terbatas kepada kesulitan dalam proses belajar mengajar di sekolah dan upaya membantu siswa dalam mencapai prestasi yang maksimal. Membantu siswa dalam membentuk sikap dan tanggung jawab sebagai manusia dewasa.

1.7 Metode Pengumpulan Data
Dalam usaha memperoleh informasi dan data yang akurat dari siswa yang bermasalah tentunya kita membutuhkan cara sebagai berikut:
a. Metode Wawancara
Dengan menanyakan keadaan langsung pada objek agar memperolaeh data yang lebih valid.
b. Metode Angket dan Metode Dokumenter
Pengambilan data dengan menggunakan metode ini adalah mengisi angket yang baru sebagai data penunjang untuk penelitian ini. Siswa diberi angket untuk di isi. Kemudian penulis mengambil data dari buku pelanggaran yang ada di guru BK.

BAB II
LAYANAN BIMBINGAN SISWA
2.1 Identifikasi kasus
Identifikasi kasus adalah suatu usaha untuk mencari, menetapkan dan menempatkan siswa yang tergolong mengalami kesulitan.. Dalam hal ini siswa adalah siswa kelas X TKJ 1 yang merupakan siswa dari kelas yang dibina oleh penulis. Selain dari identifikasi di atas, siswa ini juga ditemukan berdasarkan informasi rekan sesama pengajar kelas X TKJ 1 SMA N 10 Malang.
Adapun yang cara yang digunakan untuk mendapatkan informasi tersebut adalah :
a. Mempelajari prestasi yang dicapai siswa kasus/klien pada mata pelajaran yang diajarkan selama dia mengikutikegiatan belajar mengajar dikelas.
b. Mempelajari data yang berhubungan dengan pribadi siswa dengan menggunakan angket dan wawancara.
1. Observasi
Metode observasi ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung
terhadap keadaan, sikap dan tingkah laku konseli baik di dalam maupun di luar kelas.
2. Angket
Melalui angket ini, Klien yang bersangkutan mengisi data secara langsung dan jujur.Dengan cara ini diharapkan dapat diperoleh data/ informasi langsung dari konseli yang menjadi sumber penyebab timbulnya masalah dalam dirinya.
3. Wawancara.
Metode wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi yang terperinci terkait dengan masalah belajar yang dialami konsel
. Sumber data juga di peroleh dari :
Siswa yang bersangkutan, Beberapa teman siswa, Guru-guru pengajar

2.2 Prosedur dan Teknik Pelayanan Bimbingan Siswa
Konselor atau layanan bimbingan hendaknya memiliki kemampuan sebagai sosok yang mampu mendalami masalah siswa, mudah berkomunikasi, mampu menjaga kerahasiaan siswa.
Untuk lebih memudahkan pemecahan berbagai masalah yang terjadi pada siswa diperlukan data diri siswa. Data yang diberikan siswa sebagaimana kerahasiaan tetapi masih berhubungan dengan data sebenarnya. Langkah penyusunan data melalui:
2.2.1 Analisis
Pada data analisis ini berisi tentang keterangan siswa. Hal ini dapat diketahui melalui beberapa data tentang pribadi siswa yang lengkap:
1 Indentitas Klien:
Nama :
Tempat/ Tgl lahir :
Jenis Kelamin :
Alamat :
Agama :
Kedudukan :
2. Identitas orang Tua (Ayah)
Nama lengkap :
Tempat, tanggal lahir :
Alamat :
Agama :
Suku :
Pendidikan :
Pekerjaan :
3. Identitas Orang Tua (Ibu)
Nama lengkap :
Tempat, tanggal lahir :
Alamat :
Agama :
Suku :
Pendidikan :
Pekerjaan :
4. Informasi yang diperoleh dari Klien :
1. Melalui observasi
Informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah sebagai berikut:
• siswa kadang-kadang tidak memperhatikan dengan seksama ketika praktikan menerangkan.
• siswa terkadang mencari kesibukan sendiri ketika guru pratikan menjelaskan pelajaran
• siswa kurang teliti dan hati-hati dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru pratikan
• jika praktikan memberikan pertanyaan siswa dapat menjawab walaupun tidak dengan sempurna
2. Melalui Wawancara
Informasi yang diperoleh dari hasil wawancara adalah sebagai berikut:
• Salah satu faktor konseli malas belajar dan malas mendengarkan pelajaran
• Berdasarkan wawancara dengan teman siswa, siswa sedang mengalami putus cinta dikarenakan cintanya di tolak
• Siswa tidak pernah di antar sekolah oleh orang tua hanya adiknya sanya yang selalu di antar.
• Siswa kurang percaya diri akan hasil jawaban yang ia peroleh

3. Melalui Chek
Pemberian tanda cek pada sejumlah pertanyaan yang diberikan oleh konselor yang diperoleh sebagai berikut:
1. Masalah kesehatan
a.
2. Masalah kebiasaan belajar
a.
3. Masalah keadaan dirumah / keluarga
a.
4. Masalah rekreasi / olah raga
a.
5. Masalah hubungan sosial
a.
6. Masalah sekolah / pengajaran
a.
7. Masalah agama dan moral
a.
8. Masalah ulangan
a.
9. Masalah muda mudi
a

2.2.2 Sintesis
Data yang diberikan dari tahap analisis masih relevan tetapi juga banyak yang menyimpang sehingga diperlukan kesimpulan:
“Siswa merupakan keluarga sederhana. Seluruh keuangan yang digunakan siswa berasal dari bapak dan ibu dan kadang-kadang juga tidak menentu. Karena berasal dari keluarga yang sederhan maka banyak keinginan yang sering tidak terpenuhi, sehingga siswa merasa ingin lebih bebas di luar rumah dan menginginkan suatu pekerjaan untuk penghasilan. Dalam kehidupan sosial tidak suka mengatakan tentang persoalan dirinya sendiri/ pribadinya kepada orang lain.

2.2.3 Diagnosis
Diagnosis merupakan rumusan masalah yang dihadapai siswa. Dengan demikian dapat diperoleh masalah yang dihadapi siswa tersebut penyebabnya:

Indentifikasi Masalah
a. Masalah Akademik / Pendidikan
Siswa kurang mampu memanfaatkan waktu luang
b. Masalah Belajar
Sering terganggu oleh ulah temannya
Tidak tahu bagaimana belajar yang baik
Belajar jika disuruh atau ada ulangan saja

2.2.4 Prognosis
Tahap ini dimaksudkan untuk menetapkan jenis atau teknik bantuan yang diberikan. Untuk itu dilakukan dengan wawancara guru BP dan staf sekolah yang lain guna menetapkan kesulitan yang dihadapai di atas.
Secara garis besar dalam menghadapi masalah siswa ini dapat dibagi menjadi masalah yang berlatar belakang pribadi, kehidupan keluarga, dan masalah sosial
Untuk itu dapat dilakukan hal-hal yang memperingatkan masalah klien:
1. Pemberian bimbingan dan penyuluhan
2. Pemberian bantuan dengan pendekatan orang tua siswa
2.2.5 Treatment
Hal ini dilakukan setelah menganalisa masalah dan menemukan pemecahanya. Untuk memecahkan masalah yang dihadapi klien ditemukan 3 tahapan pemecahan antara lain:
1. Usaha Bantuan Yang Direncanakan berupa:
a. Layanan Konselor
Konselor ingin mengubah sikap siswa yang pesimistis dan tidak menyiapkan masa depan yang jelas. Memberikan motivasi agar memiliki kepercayaan diri yang tinggi.
b. Home Visit
Memberikan surat kepada orang tua agar memberikan motivasi pada siswa agar bersemangat dalam menghadapi sekolah dan masa depan.
c. Test IQ
Test ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa sehingga dapat kelayakan kesukaran yang dihadapi siswa. Selain itu berupa saran yang dapat memotivasi siswa.
Adapun saran –sarannya berupa:
a. Saran untuk siswa
Berusaha menata semua kegiatan yang positif
Berusaha bersifat terbuka kepada orang tua agar orang tua menaruh kepercayaan
Berusaha membentuk kelompok belajar
Saran untuk Guru:
Memberikan nasehat bagaimana cara belajar yang baik
Memberikan motivasi pada klien
Melalui teman dekatnya diharapkan memberikan dorongan dalam belajar dan kesungguhan bersekolah
Saran untuk Orang Tua:
Jangan membiarkan anak terpuruk dalam kegalauannya
Meningkatkan kesadaran kita bahwa kedewasaan anak perlu bimbingan.
2. Usaha Bantuan Yang Telah Diberikan:
Usaha bantuan yang telah diberikan kepada siswa adalah:
Selalu menjaga semangat belajar
Memberikan gambaran cara belajar yang baik
Meningkatkan kedisiplinan dalam bersekolah
Menanamkan rasa percaya diri yang tinggi untuk masa depan
3. Usaha Bantuan Yang dilaksanakan:
Dari semua uji coba pemberian penyuluhan yang diadakan ternyata siswa mulai menata diri untuk menatap masa depan. Mulai menumbuhkan rasa percaya diri dalam hal keterbukaan diri dan cara belajar yang baik. Hal itu memang masih belum terlalu kelihatan akan tetapi jika terus diingatkan terhadap siswa maka akan mencapai keberhasilan. Hasil pengamatan ini diharapkan mampu membantu pihak sekolah dalam menyelesaikan permaslahan siswa khususnya objek. Namun karena keterbatasan waktu usaha yang belum dilakukan adalah Home Visit dan test IQ.
2.2.6 Evaluasi
Evaluasi adalah untuk menilai sejauh mana treatment yang dilakukan, misalnya mengadakan wawancara dengan siswa. Bidang evaluasi ini memang sangat diperlukan, jika perlu memanggil orang tua.
2.2.7 Follow-up
Follow-up atau tindak lanjut adalah langkah penentuan efektif tidaknya suatu bantuan yang telah dilakukan. Tindak lanjut merupakan bantuan yang telah diberikan kepada siswa serta langkah yang akan ditempuh setelah memberikan tugas.




BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari uraian yang disajikan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Setelah mempelajari angket, problem cek list, maupun pengamatan langsung serta wawancara, maka dapat di uraikan bahwa penyebab utama masalah belajar siswa adalah dari teman, pribadi dan keluarga.
2. Gejala yang sering menonjol adalah seringnya siswa terlambat masuk kelas dan kurang berkonsentrasi dalam pelajaran.
3. Kurang persiapan dalam menerima pelajaran di sekolah
4. Melihat gejala tersebut, maka siswa layak mendapat bimbingan dan yang terpenting adalah kesadaran dari siswa sendiri.

3.2 Saran-Saran
Berkaitan dengan keberhasilan bantuan yang telah diberikan kepada siwa, beberapa saran ditujukan pada beberapa pihak yang berkaitan dengan penyusunan studi kasus ini, diantaranya:
1. Siswa
Adanya kesadaran dan semangat yang tinggi dalam diri siwa untuk belajar dan sekolah serta mengembangkan perilaku yang baik. Hal ini diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.


2. Orang tua siwa
Orang tua hendaknya lebih memperhatikan perkembangan pribadi siswa dan memberi perhatian khusus serta membantunya dalam hal belajar.
3. Guru
a. Hendaknya memberikan motivasi belajar dan contoh membagi waktu dengan baik, sehingga siswa tidak lupa belajar.
b. Hendaknya dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan sehingga siswa tidak merasa bosan belajar di kelas.
c. Hendaknya lebih perhatian dan dekat dengan siswa.
d. Hendaknya lebih tanggap atau cepat mengambil tindakan (bantuan) terhadap siswa yang mempunyai masalah.
4. Konselor (Praktikan/Penulis)
a. Hendaknya dilakukan secara intensif dalam pelaksanaan usaha bantuan kepada klien atau siswa yang bermasalah.
b. Hendaknya lebih mempunyai keterampilan dasar komunikasi untuk mendukung dalam melaksanakan proses konseling agar berjalan dengan baik.
c. Hendaknya menguasai pendekatan dan teknik konseling sehingga mudah membantu klien dalam menghadapi masalahnya.






DAFTAR PUSTAKA

K.Yin, Prof. Dr. Robert. 1987. Studi Kasus : Desain & Metode. Alih bahasa Drs. M. Djauzi Mudzakir, M.A. 1995. Jakarta: Rajawali Pers
Sukardi, Drs. Dewa Ketut. 1993. Proses Bimbingan dan Penyuluhan. Jakarta : PT Rineka Cipta
Universitas Negeri Malang. 2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Skripsi, Tesis, Disertasi, Artikel, Makalah, Tugas akhir, laporan Penelitian. Malang : Penerbit Universitas Negeri Malang.
Yusuf, Dr. Syamsu, L. N. & Nurihsan, Dr. A. Juntika. 2005. Landasan Bimbingan & Konseling. Bandung : Kerjasama Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dengan PT Remaja Rosdakarya
Tim LP3L Univ. Kanjurahan. 2007. Pedoman Praktik Pengalaman Lapangan. Malang












SMK Negeri 10 MALANG
Jl. Raya Tlogowaru – Kelurahan Tlogowaru – Kec. Kedung Kandang
Kota Malang 65133
Telp. (0341) 754086 Fax. (0341) 754087
E-mail: smkn10_malang@yahoo.co.id ; Website: www.smkn10-mlg.sch.id

ANGKET UNTUK SISWA

DATA PRIBADI SISWA

1. Nama Lengkap : ……………………………………
2. Jenis Kelamin : …………………………………....
3. Golongan darah : …………………………………....
4. Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………….
5. Alamat Siswa : ……………… ……………………
6. Suku Bangsa : ………… ………………………....
7. Agama : …….……………………………....
8. Hobby : ………….…………………………
9. Cita-cita : 1. …………………………………
2. .………………………………..
10. Sekarang tinggal bersama : …………………………………….
11. Berapa jumlah saudara kandung : 2…………………………………...
12. Berapa orang jumlah penghuni rumah anda? …….……..orang
13. Apa Anda mempunyai saudara laki-laki?(kakak atau adik)
Nama :…………………..................................................................................
Pekerjaan :……………....................................................................................
Nama :...............................................................................................................
Pekerjaan :........................................................................................................
Nama :..............................................................................................................
Pekerjaan :........................................................................................................
14. Apa Anda mempunyai saudara perempuan?(kakak atau adik)
Nama :..............................................................................................................
Pekerjaan :........................................................................................................
Nama :...............................................................................................................
Pekerjaan :........................................................................................................
Nama :..............................................................................................................
Pekerjaan :........................................................................................................
15. Diantara saudara kandung Anda anak keberapa?.....................................…...
16. Riwayat pendidikan siswa?(Dari Terrendah - Tertinggi)
Pendidikan Tahun Masuk Tahun Lulus Nama Sekolah
SD
SMP
SMK

17. Apakah selama menempuh pendidikan anda pernah merai prestasi? ………..........
18. Siapa orang yang dianggap dekat dan sering melakukan CURHAT (Curahan Hati)?........................................................................................................................
19. Masalah apa yang biasa di curhat kan? ………………............................................

20. Keterangan tentang orang tua/wali murid :
A. IDENTITAS ORANG TUA ( AYAH )
1) Nama lengkap : ………..…………………………………
2) Tempat/tanggal lahir : …………………………………………..
3) Usia : …………………………………………..
4) Alamat : …………….…………………………….
5) Agama : .……..…………………………………..
6) Pekerjaan : …………………………………………..
7) Suku bangsa : ……….……………..……………………
8) Pendidikan terakhir : …..………………………………………

B. IDENTITAS ORANG TUA ( IBU )
1) Nama lengkap : ……….……………………………………
2) Tempat/tanggal lahir : …………………………………………….
3) Usia : …………………………………………….
4) Alamat : …………………………………………….
5) Agama : …….………………………………………
6) Pekerjaan : ……………………………………………
7) Suku bangsa : ……………………………………………
8) Pendidikan terakhir : ……….……………………………………
14. Apakah Anda pernah berlainan pendapat dengan orang tua Anda?.............................
15. Jika berlainan pendapat , biasanya tentang apa saja?
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
16. Keterangan tentang saudara Anda :
No. Nama Hubungan Sekolah di / bekerja
1.
2.
3.
4.
5.

17. Pernahkah Anda tidak naik kelas?
a. Tidak pernah
b. Pernah ……..kali, yaitu di kelas ………..
18. Pernahkah Anda tidak lulus ujian?
a. Tidak pernah
b. Pernah …….. kali, yaitu di …………
19. Sebelum Anda merencanakan masuk SMK, apakah sudah mengetahui tentang sekolah in
a. Sudah tahu b. Sedikit tahu c. Tidak tahu
20. Sejak kapan Anda merencanakan masuk SMK? .....................................……
21. Siapa yang menganjurkan anda masuk SMK ini? ...........................................
22. Apakah alasan Anda memilih masuk SMK?
………………………………………………………………………………..
23. Apa rencana Anda setelah tamat dari SMK?...... ……………………………..
24. Jika Anda melanjutkan sekolah, perguruan tinggi /jurusan apa yang akan Anda inginkan? ………………………………………………………………………
25. Menurut pikiran Anda sekarang, kesukaran apa yang mungkin timbul untuk mencapai itu? ……………………………………………..………………………………
26. Pendidikan tertinggi yang anda inginkan………………………………………
27. Jarak sekolah dari rumah ………….Km
28. Transportasi ke sekolah ………………………………………………………
29. Sarana belajar yang dimiliki
a. Ruang belajar ( )
b. Meja belajar ( )
c. Buku paket ( )
d. Alat pelengkap yang lain ( )
(sebutkan) …………………………………………………...........................................
30. Kebiasaan belajar anda
a. Belajar sambil mendengarkan radio ( )
b. belajar sambil nonton TV ( )
c. Belajar sambil makan makanan kecil ( )
d. Belajar di waktu sepi dan tenang ( )
31. Pelajaran apa saja yang Anda senangi?
a. …………………. alasannya…………………..……
b. ………………… alasannya....………………………
c. ………………… alasannya....………………………
32. Pelajaran apa saja yang kurang Anda senangi?
a. …………………. alasannya……………..…………
b. ………………… alasannya ...………………...........
c. ………………… alasannya ...……………………..

33. Bagaimana sikap Anda terhadap pelajaran yang kurang Anda senangi? ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
34. Apakah Anda memiliki tempat belajar sendiri?
a. tidak b. ya
35. Menurut Anda bagaimana keadaan tempat belajar Anda?
a. Baik sekali c. Baik
b. Kurang d. Kurang sekali
36. Apakah Anda memiliki waktu brlajar yang cukup?
a. tidak b. ya
37. Jika kurang waktu belajar karena …………………………….……………………
38. Siapakah yang membantu Anda pada waktu belajar di rmah? …………….………
39. Kapan biasanya Anda belajar?
a. Siang hari c. Sore hari e. Pagi hari
b. Malam hari d. Tidak tentu
40. Berapa jam Anda belajar dalam sehari? ..............….jam
41. Apakah di luar jam sekolah, Anda mengikuti bimbingan belajar atau les privat? ………….…….
42. Kegiatan apa saja yang biasanya Anda lakukan di luar jam sekolah? ………….…..
43. Pilihlah (X) kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat Anda!
a. Pramuka ( ) f. Pecinta Alam ( )
b. Seni rupa ( ) g. OSIS ( )
c. Seni musik ( ) h. Jurnalistik ( )
d. Olah raga ( ) i. Paskibra ( )
e. Seni tari ( ) j. Keagamaan ( )
44. Penyakit apa yang sering Anda derita?.......................................................................................................................
45. Pernahkah Anda mengalami sakit yang berat?
a. Tidak pernah b. Pernah
46. Apakah Anda merasa terganggu dengan sakit tersebut sampai saat ini?
a. Tidak terganggu b. Terganggu
47. Kesulitan-kesulitan apa yang sering Anda alami di waktu belajar, baik di rumah maupun di sekolah?
a. …………….………………………………………………………
b. ……………………………………………………………………..
48. Berapa rata-rata jumlah dalam satu hari Anda menggunakan waktu untuk belajar?
Pagi hari ……….jam, dari jam ……..…Sampai jam …………..
Siang hari ……….jam, dari jam ……..…Sampai jam …………..
Malam hari ……...jam, dari jam ……..…Sampai jam …………..
49. Apakah Anda memerlukan keterangan mengenai cara-cara belajar yang baik? (ya/tidak)
Bila memerlukan masalah-masalah apa saja yang ingin anda peroleh?
a. Cara belajar yang efektif
b. Cara menghafal
c. Cara membaca
d. Cara membuat ringkasan
e. Cara mempelajari jenis pelajaran tertentu
f. Lain-lain…………………………………………………………………
50. Bila Anda mengalami suatu masalah,apa yang Anda lakukan?
a. …………………………..…………………………………………………
b. ……………………………………………………………………………..
51. Bila Anda mengalami suatu masalah, apakah Anda menceritakan kepada orang lain?
a. Tidak b. Ya
52. Jika ya, kepada siapakah Anda menceritakannya?
a. ……..…….…… b. ………….……… c. ……………………
53. Apakah dalam menyelesaikan masalah, Anda menyelesaikan sendiri?
a. Tidak b. Ya
54. Permasalahan apa yang sedang Anda alami/hadapi pada saat ini? (Jelaskan masalah tersebut?
a. …………………………..................
b. ……………………………………..
55. Apakah Anda merasa senang jika ada orang lain yang ingin membantu Anda dalam menyelesaikan masalah tersebut
a. Tidak senang b. Senang
56. Jika ya, apa harapan-harapan Anda?
………………………………………………………………………………………
57. Bila tidak, apa alasan Anda?
………………………………………………………………………………………
58. Pekerjaan apa yang Anda cita-citakan? ………………………………………...…………………………………………….
59. Pekerjaan yang diinginkan oleh orang tua Anda ?…………………………………
60. Apakah cita-cita Anda untuk kehidupan yang akan datang?
a. …………………………………………………………………………
b. …………………………………………………………………………
Malang, …… Oktober 2011
Siswa yang mengisi











SMK Negeri 10 MALANG
Jl. Raya Tlogowaru – Kelurahan Tlogowaru – Kec. Kedung Kandang
Kota Malang 65133
Telp. (0341) 754086 Fax. (0341) 754087
E-mail: smkn10_malang@yahoo.co.id ; Website: www.smkn10-mlg.sch.id


Daftar Cheek Masalah

Petunjuk cheek Masalah :
Di bawah ini bermacam-macam masalah. Bila masalah tersebut yang anda hadapi silahkan anda lingkari nomer yang sesuai. Kejujuran anda adalah bantuan terbesar bagi kelancaran tugas kami. Semua informasi yang anda berikan dalam cheek list ini akan dirahasiakan dan tidak mempengaruhi nilai.

I. MASALAH KESEHATAN
1. Saya sering sakit
2. Saya sering pusing
3. Mata sering terganggu
4. Saya sering pingsan
5. Saya mempunyai penyakit menular
6. Pendengaran saya berkurang
7. Saya pernah mengalami kecelakaan
8. Saya merasa kurang bahagia
9. Saya sering kurang tidur
10. Saya sering merasa lelah, tidak bersemangat
11. Perut saya sering merasa terganggu
12. Saya sering bermimpi yang menakutkan
13. Saya sering gugup dan grogi

II. MASALAH KEBIASAAN BELAJAR
1. saya mempunyai waktu yang cukup untuk belajar di rumah
2. saya tidak mempunyai waktu yang cukup untuk belajar di rumah
3. saya belajar setiap hari secara teratur
4. saya belajar jika ada ulangan
5. saya terlalu banyak membantu pekerjaan orang tua dirumah
6. saya mempunyai waktu / jadwal belajar
7. saya tidak mempunyai waktu / jadwal belajar
8. saya mempunyai kelompok belajar dirumah
9. ada kamar belajar sendiri dirumah
10. teman-teman saya menganggu bila saya belajar
11. suara bising sering menganggu bila saya belajar
12. biasanya bahan-bahan yang sulit, saya pelajari terlebih dahulu baru kemudian bahan-bahan yang saya anggap sulit
13. saya tidak merencanakan bahan apa yang saya akan pelajari
14. ada beberapa pelajaran yang sulit saya ikuti
15. orang tua saya kadang-kadang memperhatikan waktu belajar saya
16. saya belajar jika mendapat teguran atau perintah dari orang tua
17. saya belajar karena dorongan teman
18. saya belajar karena kebutuhan saya sendiri
19. saya kurang tahu mata pelajaran yang saya ikuti
20. buku pelajaran saya tidak lengkap
21. buku pelajaran saya cukup lengkap
22. catatan saya cukup lengkap dan rapi
23. buku dan catatan saya kurang lengkap dan maburadul

III. MASALAH KEADAAN DIRUMAH / KELUARGA
1. saya sering dimanja
2. dirumah sering diabaikan
3. merasa tidak kerasan dirumah
4. tidak tinggal bersama orang tua
5. keluarga saya tidak rukun
6. merasa kurang puas dengan keadaan hidup saya
7. tidak pernah ada waktu untuk bercanda dengan orang tua
8. hubungan dengan orang tua tidak harmonis
9. orang tua saya tidak mengerti dengan perkembangan jiwa saya
10. ayah dan ibu sering bertengkar
11. orang tua jarang dirumah
12. ayah keras sifatnya
13. ibu keras sifatnya
14. rumah sering ramai karena banyak saudara
15. hidup dengan saudara tanpa orang tua

IV. MASALAH REKREASI / OLAH RAGA
1. merasa tidak diberi kesempatan untuk rekreasi
2. tidak suka rekreasi
3. tidak ada waktu untuk rekreasi
4. tidak senag olah raga
5. hampir sebagaian waktu rekreasi
6. sukar membatasi nonton TV
7. lebih suka membaca buku hiburan
8. terpaksa melakukan hobby dengan sembunyi-sembunyi
9. meras senang untuk memilih hiburan yang sehat
10. pernah merasa menyesal yang mendalam karena melakukan hobby yang kurang sehat
11. merasa sulit untuk meninggalakan hobby yang kurang sehat
12. pelajaran terganggu karena hobby

V. MASALAH HUBUNGAN SOSIAL
1. sulit menyesuaikan diri
2. sukar memulai perkenalan
3. merasa rendah dalam perkenalan
4. merasa mudah resinggung
5. merasa diasingkan dengan pergaulan
6. selalu ingin berkuasa
7. sering gagal mendapatkan teman
8. sering merasa bingung menghadapi orang banyak
9. merasa mudah terpedaya
10. merasa diancam oleh teman
11. enggan bergaul dengan teman
12. tidak senang bermain denagn teman-teman dirumah



VI. MASALAH SEKOLAH / PENGAJARAN
1. pelajaran disekolah terlalu sulit
2. pelajaran disekolah terlalu menjemukan
3. merasa tertekan oleh peraturan sekolah
4. sering merasa khawatir bila mendapatkan tugas dari guru
5. merasa takut dengan guru
6. lebih menyukai pelajaran bahasa dari pada yang lain
7. lebih menyukai pelajaran IPA
8. lebih menyukai pelajaran IPS
9. lebih menyukai pelajaran matematika
10. lebih menyukai pelajaran kesenian dan keterampilan
11. ingin pindah sekolah
12. merasa malas untuk masuk sekolah
13. sering meninggalkan pelajaran disekolah
14. sering melamun pada waktu pelajaran
15. merasa diperlakukan tidak adil oleh guru
16. karena pengaruh pribadi seseorang, maka sulit menerima pelajaran
17. sering merasa keterangan yang diberikan oleh guru kurang jelas
18. guru terlalu cepat menerangkan pelajaran
19. suara guru terlalu pelan dan tidak terlalu jelas
20. merasa dimusuhi oleh guru
21. merasa putus asa karena sering mendapatkan nilai kurang

VII. MASALAH AGAMA DAN MORAL
1. sulit melaksanakan ibadah
2. kurang toleransi terhadap agama
3. sering berdusta dan ingkar janji
4. sering iri hati
5. sering lupa mengembalikan barang pinjaman
6. sering tidak mengakui kesalahan
7. sering mengejek orang lain
8. sering menyakiti orang lain
9. sering tidak sadar mengambil barang milik orang lain
10. sering mempunyai dorongan melanggar peraturan susila
11. sering merasa berdosa
12. merasa senang bila orang lain menderita

VIII. MASALAH ULANGAN
1. sering merasa kurang siap menghadapi ulangan
2. sering kurang yakin terhadap pikiran sendiri
3. sering sulit konsentrasi pada saat pelajaran
4. sering merasa ngantuk sebelum selesai pelajaran
5. cepat bosan saat belajar
6. sering merasa payah
7. saya suka belajar sambil tiduran
8. sering merasa malas untuk belajar
9. sering menghentikan belajar karena tetarik pada TV
10. belum mempunyai tempat belajar khusus

IX. MASALAH MUDA MUDI
1. merasa mulai mencintai seseorang
2. merasa mulai dicintai seseorang
3. mersa diganggung seseorang
4. pernah dikecewakan seseorang
5. merasa minder untuk bergaul dengan teman lawan jenis
6. pilihanku tidak sesuai dengan pilihan orang tua
7. terpaksa pacaran sembunyi-bunyi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar